Macam-Macam Sudut Pengambilan Gambar (Angle) Dalam Fotografi
Macam-Macam Sudut Pengambilan Gambar (Angle) Dalam Fotografi
Istilah
"angle" sudah umum dan tak asing lagi bagi kalangan pemula. Hanya saja
mereka tidak mengetahui posisi yang benar dari masing-masing sudut
pengambilan gambar yang diberlakukan pada fotografi.
Berikut macam-macam sudut pengambilan gambar (angle) yang berlaku secara umum dalam fotografi:
Berikut macam-macam sudut pengambilan gambar (angle) yang berlaku secara umum dalam fotografi:
# Camera
Angle adalah suatu sudut pandang dalam mengambil gambar suatu objek,
pemandangan, maupun sebuah adegan. Dengan sudut tertentu kita dapat
menghasilkan suatu shot yang menarik, dengan perspektif yang unik dan
menciptakan kesan tertentu pada gambar yang disajikan.
Sudut Pandang Pengambilan Gambar dibagi menjadi 6, yaitu :
Sudut Pandang Pengambilan Gambar dibagi menjadi 6, yaitu :
1. Eye Level
Ini
adalah sudut pengambilan gambar atau angle yang netral sehingga disebut
juga Normal Angle. Pada angle ini tingginya kamera saat membidik harus
sejajar dengan subjek / objek yang dibidik. Bila memotret seseorang maka
bagian tubuh yang dijadikan tolak ukur untuk mensejajarkan sorotan
kamera dengan subjek adalah pada posisi kepala, lebih tepatnya jatuh di
area mata.
2. The Bird's-Eye View
Foto
yang diambil dengan posisi angle ini akan memperlihatkan sudut
pengambilan gambar dari ketinggian. Maksudnya pemotretan dilakukan dari
tempat yang sangat tinggi, contohnya seperti foto yang menampilkan
seluruh isi kota, (gedung tinggi, ramainya kendaraan, dan aktivitas di
jalan).
3. High Angle
Angle
ini memiliki karakter angle yang sama seperti The Bird's-Eye View di
atas yaitu memotret objek dari ketinggian hanya saja angle ini tidak
se-ekstrem The Bird's-Eye View. Bila digunakan untuk memotret seseorang
maka tingginya sorotan kamera harus lebih tinggi dari posisi kepala
orang tersebut. Sehingga posisi kepala akan tampak lebih besar membulat
dan ukuran badan tampak mengecil sampai ke kaki seperti meruncing.
4. Low Angle
Angle
ini merupakan kebalikan dari High Angle yaitu sudut pengambilan gambar
yang rendah dan jika digunakan untuk memotret seeorang maka tingginya
sorotan kamera harus lebih rendah dari kepala orang tersebut. Hasil foto
menggunakan angle ini juga merupakan kebalikan dari hasil High Angle
yaitu membesar pada bagian kaki dan mengecil dibagian badan sampai ke
kepala.
5. Frog Eye Angle
Angle
ini memiliki karakter angle yang sama dengan Low Angle di atas yaitu
sudut pengambilan gambar yang rendah hanya saja tingkat kerendahannya
lebih extreme yang dimana kamera hampir saja menyentuh tanah. Sehingga
saat menggunakan angle ini terkadang fotografer harus tiarap saat
memotret.
6. Canted Angle
Disebut
juga Oblique Angle yaitu pemilihan sudut pengambilan gambar yang
sengaja dimiringkan. Angel ini biasanya digunakan untuk menghasilkan
foto yang unik.
SUDUT PANDANG / FRAMING
Dalam mengambil gambar perlu penentuan sudut pandang/framing agar objek yang
disajikan hasilnya lebih baih dan indah. Bidang pandangan/framing adalah suatu
langkah pengambilan gambar yang harus menentukan luas bidang pandangan untuk
suatu objek utama dan objek lainnya dalam hubungannya dengan latar belakang.
Macam-macam framing yaitu :
Macam-macam framing yaitu :
* ELS (Extreme Long Shot)
Shot dari jarak sangat jauh dan menyajikan bidang
yang sangat luas, kamera mengambil objek secara menyeluruh. Objek utama
terlihat sangat kecil dan latar belakang terlihat sangat dominan.
* LS (Long Shot)
Shot yang juga sangat jauh, bidang yang diambil lebih dekat
daripada ELS, namun tetap objek utama masih terlihat terlalu kecil dibandingkat
latar keseluruhan.* MLS (Medium Long Shot)
Lebih dekat daripada ELS dan LS. Manusia biasanya ditampakkan dari atas pinggang sampai atas kepala dalam shot ini. Latar belakang dan objek utama pun juga nampak sebanding.
* MS (Medium Shoot)
Shoot yang satu ini tidak jauh beda dengan MLS bedanya kalau ini agak lebih dekat lagi namun perbedaanya tidak jauh / tipis dengan MLS yaitu: Mengambil Gambar dari perut atau pusar perut hingga atas kepala.
* MCU (Medium Close Up)
Shot sangat dekat, objek diperlihatkan dari bagian
dada hingga atas kepala. MCU ini paling sering digunakan dalam dunia perfilman
* CU (Close Up)
Shot teramat dekat. Objek menjadi titik perhatian utama dalam
shot ini dan latar belakang terlihat kurang dominan. Manusia biasanya
ditampilkan pada bagian bahu hingga atas kepala.
* BCU (Big Close Up)
Shot yang menampilkan bagian tertentu dari tubuh manusia.
Objek mengisi layar secara menyeluruh dan sangat terlihat detilnya.* ECU (Extreme Close Up)
Shot yang menampilkan bagian tertentu objek dengan sangat detil memenuhi layar.
















Timaaciww jd paham macem macem angle fotografi :)
BalasHapus